JABAR MASUK LIMA BEKASI IKIP TERBAIK DI INDONESIA

Dipublikasikan : 21 September 2021

JABAR MASUK LIMA BEKASI IKIP TERBAIK DI INDONESIA

KOTA BANDUNG -- Berdasarkan hasil survei Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) 2021, Provinsi Jawa Barat (Jabar) masuk lima besar skor tertinggi, yakni 78,56 poin. Skor tersebut lebih baik dari hasil survei serupa di Jabar pada 2020, seperti survei Indeks Kemerdekaan Pers (75,54 poin) dan Indeks Demokrasi Indonesia (71,32 poin). 

Sedangkan empat provinsi yang masuk lima besar skor tertinggi adalah  Bali (83,15 poin), Kalimantan Barat (80,38 poin), Aceh (79,51 poin), dan Sulawesi Tenggara (78,04 poin). Hasil penilaian akhir IKIP 2021 disampaikan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana di ICE BSD Tanggerang Selatan, Banten, Jumat (17/9/2021). 

Ketua Komisi Informasi (KI) Jabar Ijang Faisal menjelaskan, IKIP 2021 merupakan penilaian IKIP pertama selama sepuluh tahun terakhir berlakunya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. 

IKIP 2021 mengukur tiga aspek penting. Pertama kepatuhan Badan Publik terhadap UU KIP (obligation to tell). Kedua, persepsi masyarakat terhadap UU KIP maupun haknya atas informasi (right to know). Terakhir, kepatuhan Badan Publik terhadap putusan sengketa informasi publik untuk menjamin hak masyarakat atas informasi (access to information).

Ijang pun mengatakan, survei IKIP yang dilakukan di Jabar jauh lebih objektif dibanding provinsi lain. Hal itu terlihat dari jumlah informasi ahli yang dilibatkan. Jabar sendiri melibatkan 15 informan ahli dalam survei IKP, sedangkan 33 provinsi lain hanya melibatkan 9 informan ahli. 

"Ini kami lakukan untuk memberikan penguatan tambahan dan untuk lebih memberikan bobot objektivitas yang lebih tinggi dengan menambah jumlah responden ahli menjadi 15 orang mengingat demografi Jawa Barat yang lebih banyak sehingga semua unsur masyarakat mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi menilai, dan mengevaluasi implementasi keterbukaan informasi publik di Jawa Barat," ucap Ijang. 

Hasilnya, Provinsi Jabar mendapat skor total 82,93 atau kategori BAIK. Rinciannya, indikator fisik politik 82,64, ekonomi 82,51, dan hukum 81,91. 

“Namun karena nilai itu ternyata hanya 70 persen, sedangkan 30 persennya informan ahli nasional, sehingga skor Provinsi Jawa Barat turun menjadi 78,56 dengan rincian skor indikator fisik politik 78,16, ekonomi 77,15, dan ekonomi 81,81,” katanya.

"Baik bagi Komisi Informasi Pusat maupun Komisi Informasi Daerah penyelenggaraan IKIP baru pertama kali dilaksankan tahun ini. Oleh karena itu, wajar jika mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, terutama terkait metode yang digunakan. Oleh karena itu, banyak pihak berharap ke depan bisa lebih baik lagi dan memuaskan semua pihak," imbuhnya.

Sebelumnya, Komisi Informasi Pusat pun memberikan penilaian terhadap kepatuhan  Badan Publik, termasuk Badan Publik Provinsi dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik melalui monitoring dan evaluasi (Monev). Pada hasil Monev tiga tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu masuk kategori Badan Publik Informatif dengan peringkat selalu lima besar: tahun 2018 peringkat ke-4, tahun 2019 peringkat ke-2, dan tahun 2020 peringkat ke-3. 

Sumber: https://www.jabarprov.go.id/index.php/news/43980/2021/09/19/Jabar-Masuk-Lima-Besar-IKIP-Terbaik-di-Indonesia.

Kegiatan

Aktivitas yang berlangsung pada periode tertentu

Polling Publik

Menurut tanggapan Anda, apakah penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di kota sudah memadai?

Hasil Polling

Sangat Puas 14 suara (42%)
Puas 3 suara (9%)
Cukup Puas 4 suara (12%)
Tidak Puas 12 suara (36%)
Tolak Gratifikasi

Berita Terkini

 Rencana Pembangunan Flyover, Dinas Tata Ruang Membongkar Bangunan yang Lahannya Sudah Dibebaskan

Rencana Pembangunan Flyover, Dinas Tata Ruang Membongkar Bangunan yang...

Tim Penertiban dan Pembongkaran Bangunan di Kota Bekasi yang dipimpin oleh Dinas Tata Ruang Kota Bek...

Distaru Kota Bekasi

Distaru Kota Bekasi

26 February 2026

 Permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Prasarana Bangunan Menara Telekomunikasi, Distaru melakukan Inspeksi Lapangan

Permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Prasarana Bangunan Menara Tele...

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi melaksanakan Inspeksi lapangan terhadap permohonan Sertifikat Laik Fung...

Distaru Kota Bekasi

Distaru Kota Bekasi

12 January 2026

 Dalam rangka Pemuktahiran data, Distaru melakukan Pengukuran Fisik TPU

Dalam rangka Pemuktahiran data, Distaru melakukan Pengukuran Fisik TPU

Dinas Tata Ruang melaksanakan kegiatan lanjutan pengukuran fisik dilaksanakan pada Tempat Pemakaman...

Distaru Kota Bekasi

Distaru Kota Bekasi

13 January 2026

 Inspeksi Lapangan Permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Prasarana Bangunan Menara Telekomunikasi

Inspeksi Lapangan Permohonan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Prasarana Ba...

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi melaksanakan Inspeksi lapangan terhadap permohonan Sertifikat Laik Fung...

Distaru Kota Bekasi

Distaru Kota Bekasi

12 January 2026

 Sosialisasi Pembangunan Pedestrian di Sepanjang Jl. Sudirman

Sosialisasi Pembangunan Pedestrian di Sepanjang Jl. Sudirman

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi melalui Bidang Pengendalian Ruang melakukan sosialisasi dan klarifikasi...

Distaru Kota Bekasi

Distaru Kota Bekasi

14 January 2026

 Survei Lokasi Terkait Permohonan Revisi Rencana Tapak Gedung Olahraga

Survei Lokasi Terkait Permohonan Revisi Rencana Tapak Gedung Olahraga

Bidang Pengendalian Ruang Dinas Tata Ruang Kota Bekasi melakukan survei lokasi terkait permohonan re...

Distaru Kota Bekasi

Distaru Kota Bekasi

13 January 2026